Author: IMAGAMA

  • Menilik Peran Artificial Intelligence (AI) dalam Mengungkap Jejak Kecurangan di Dunia Bisnis

    Menilik Peran Artificial Intelligence (AI) dalam Mengungkap Jejak Kecurangan di Dunia Bisnis

    Author: Nayla Phui Amazona; Editor: Farabiana Indira Pamungkas, Pijar Sahistya Mahiswara

    Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. AI telah dimanfaatkan di berbagai bidang, mulai dari proses otomasi industri, personalisasi layanan pelanggan, analisis pasar, hingga sistem keamanan digital yang canggih.

  • Pajak Karbon, Beban atau Keberlanjutan?

    Pajak Karbon, Beban atau Keberlanjutan?

    Authors: Alyssa Claudia Halim, Devina Rasyidah, dan Mahatva Raya Al Fatah

    Pengertian dan Tujuan Carbon Tax 

    Carbon tax adalah pajak atau pungutan yang dikenakan kepada pelaku usaha atas penggunaan bahan bakar fosil yang dapat menghasilkan emisi karbon, seperti batu bara dan minyak bumi. Nominal pungutan ini ditentukan berdasarkan besar atau kecilnya emisi karbon dioksida yang dikeluarkan. Emisi karbon ini diukur dalam satuan ton CO₂e.  

    Kebijakan carbon tax bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan lingkungan yang kian mendesak. Emisi karbon yang dihasilkan dari bahan bakar fosil merupakan salah satu penyumbang gas rumah kaca terbesar di atmosfer bumi. Dengan diterapkannya carbon tax, penggunaan bahan bakar berbasis karbon bisa dikurangi sehingga akumulasi gas rumah kaca di atmosfer dapat ditekan. Pada akhirnya, turunnya akumulasi gas rumah kaca dapat membantu memperlambat laju pemanasan global.   read more

  • Standar Pelaporan Keberlanjutan PSPK 1 dan 2: Potensi dan Tantangan

    Standar Pelaporan Keberlanjutan PSPK 1 dan 2: Potensi dan Tantangan

    Author: Farabiana Indira Pamungkas, Firli Amaliyah, Kenneth Pratama Widian, Muhammad Adiyaksa Maulana Tsaqif; Editor: Pijar Sahistya Mahiswara

    “Di era sekarang, laporan ESG dan sustainability menjadi alat strategis untuk membangun kepercayaan, meningkatkan daya saing, dan memperlihatkan kontribusi nyata perusahaan terhadap lingkungan.”

  • Creative Accounting: Kecerdikan ataukah Fraud?

    Creative Accounting: Kecerdikan ataukah Fraud?

    Authors: Firli Amaliyah, Kenneth Pratama Widian

    Pengertian Creative Accounting

    Creative accounting atau akuntansi kreatif merupakan praktik dalam proses menyusun laporan keuangan yang memanfaatkan celah dan fleksibilitas dalam standar akuntansi. Tujuannya adalah menyajikan kinerja keuangan perusahaan yang lebih baik dibandingkan kondisi sebenarnya untuk memperoleh penilaian yang lebih baik dari para pemangku kepentingan. Praktik ini tidak selalu melanggar hukum ataupun standar akuntansi yang berlaku, tetapi membuat laporan keuangan menjadi berkurang keandalannya karena menyamarkan risiko, memperbesar keuntungan, memperkecil liabilitas, dan lainnya. read more

  • [Kolaborasi IDE Times X ESC] THR dan Ekonomi Lebaran: Antara Euforia Konsumsi dan Inflasi Musiman

    [Kolaborasi IDE Times X ESC] THR dan Ekonomi Lebaran: Antara Euforia Konsumsi dan Inflasi Musiman

    Author: Adrianus Marselinus Senayuda Dhityra, Gheriya Zahra Aryahiyyah, Muhammad Fadhlan Hakim, Pijar Sahistya Mahiswara; Editor: Farabiana Indira Pamungkas, Mirza Rashid

    Setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri, satu topik yang hampir selalu menjadi perhatian publik adalah Tunjangan Hari Raya (THR). Baik di meja makan keluarga, grup WhatsApp kantor, hingga lini masa media sosial, THR menjadi topik hangat bukan sekadar soal “dapat atau tidak”, tetapi juga bagaimana uang tersebut akan digunakan. read more

  • Perang Dagang dan Pelaporan Keuangan: Implikasi Tarif terhadap Persediaan, Aset, dan Laba

    Perang Dagang dan Pelaporan Keuangan: Implikasi Tarif terhadap Persediaan, Aset, dan Laba

    Author: Apryan Finanta Putra, Farabiana Indira Pamungkas, Kenneth Pratama Widian, Theresya Dehav Wahyuni Tiqwa Putri Jeremi Hia; Editor: Pijar Sahistya Mahiswara

    “Pada tanggal 2 April 2025, Presiden Amerika Serikat (AS) secara resmi telah mengenakan tarif resiprokal kepada Indonesia sebesar 32 persen dari basis tarif sebesar 10 persen yang diterapkan AS kepada semua negara dan tarif yang dikenakan AS saat ini. Tarif resiprokal AS ini akan berlaku mulai tanggal 9 April 2025.”

    Tarif dalam Perdagangan Internasional read more

  • IFRS vs GAAP, Serupa Tapi Tak Sama

    IFRS vs GAAP, Serupa Tapi Tak Sama

    Author: Muhammad Adiyaksa & Theresya Hia

    Tau gak sih ternyata di dunia ini terdapat dua standar akuntansi yang diakui? Yaps, itulah IFRS dan GAAP. Dua standar akuntansi ini mengatur tata cara menyusun informasi keuangan secara sistematis dan komprehensif, loh. Namun, terdapat perbedaan di antara kedua standar akuntansi tersebut dalam pelaksanaannya. Mau tahu apa saja perbedaannya? Yuk kita ulik bersama mengenai IFRS dan GAAP dalam penjelasan di bawah ini!

    What is IFRS?

    International Financial Reporting Standards yang biasa disingkat sebagai IFRS adalah seperangkat standar akuntansi internasional yang dikeluarkan oleh International Accounting Standards Board (IASB) dan IFRS Foundation. Standar ini dirancang guna menciptakan keseragaman dalam pelaporan keuangan lintas negara. IFRS mengedepankan prinsip-prinsip seperti: read more

  • Get to Know IFRS 18: Better Information for Better Analysis

    Get to Know IFRS 18: Better Information for Better Analysis

    Author: Firli Amaliyah, Muhammad Adiyaksa Maulana Tsaqif, Muhammad Fadhlan Hakim, Pijar Sahistya Mahiswara; Editor: Farabiana Indira Pamungkas

    “Investor demanding for better information about an entity’s financial performance.”

    Salah satu media komunikasi yang diandalkan dalam pengambilan keputusan investasi adalah laporan keuangan. Media ini digunakan oleh pihak eksternal, khususnya investor untuk menganalisis performa perusahaan sehingga kualitas informasi yang disajikan dalam laporan keuangan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Realitanya, pengungkapan dari laporan keuangan masih memerlukan perbaikan agar laporan keuangan dapat memberikan informasi yang lengkap dan berguna untuk tujuan analisis oleh investor. Hal ini mendorong terbitnya standar akuntansi baru, yakni IFRS 18 Presentation and Disclosure in Financial Statements yang menggantikan IAS 1 Presentation of Financial Statements read more

  • Tax Avoidance VS Tax Evasion, Bedanya Apa Sih?

    Tax Avoidance VS Tax Evasion, Bedanya Apa Sih?

    Author: Apryan Finanta Putra, Pijar Sahistya Mahiswara

    Kita sering mendengar istilah tax avoidance dan tax evasion di mata kuliah yang membahas tentang pajak. Kedua istilah tersebut terdengar mirip, dalam bahasa Indonesia kedua istilah tersebut memiliki arti yang sama, yaitu menghindar atau menghindari pajak. Akan tetapi, apakah memang benar-benar tidak membayar pajak? Apakah kedua istilah praktik penghindaran pajak itu diperbolehkan? Yuk kita cari tahu!

    Tax Avoidance

    Tax avoidance adalah usaha yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengurangi beban pajak yang harus dibayar. Tax avoidance mematuhi aturan yang berlaku sehingga praktik ini tergolong legal. Perusahaan dapat menggunakan tax loophole (celah pembebanan pajak) untuk menemukan cara agar pengeluaran pajak dapat ditekan. Berikut adalah beberapa tax loophole yang dapat dilakukan perusahaan: read more

  • Mengapa Metode Pencatatan LIFO Dilarang untuk Diterapkan di Indonesia?

    Mengapa Metode Pencatatan LIFO Dilarang untuk Diterapkan di Indonesia?

    Author: Farabiana Indira Pamungkas, Felita Aisha Maharani, Hana Hafizhah, Mirza Rashid

    Latar Belakang 

    Bagaikan tiang yang menyangga rumah, begitulah penerimaan pajak dianalogikan. Indonesia merupakan negara berkembang yang mengandalkan pajak sebagai sumber terbesar dalam pendapatan negara. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penerimaan pajak pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 2.118,34 triliun atau sekitar 80,32% dari total penerimaan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN). Proporsi ini tidak berubah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, seperti pada tahun 2021 dan 2022, proporsi penerimaan pajak berturut-turut adalah 76,93% dan 77,19%. Data tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia masih menggantungkan pendapatan negaranya pada penerimaan pajak dari masyarakat.  read more